Posts

Blasteran Vampir dan Manusia

Image
Setelah ngeliat film Breaking Dawn Part 1, beberapa hal fiktif di film itu yang tadinya biasa aja malah jadi kepikiran sampe rumah, dan sampe sekarang. Hemm.... Semuanya pasti tahu kan film layar lebar berseri populer dekade ini selain Harry Potter?! (retorik). Yeah, Twilight. Film tentang kisah cinta vampir vegetarian dan seorang anak manusia yang punya kelebihan unik (bagi vampir), yaitu nggak bisa ditembus the vampire's sixth sense. Sejak pertama kali tayang beberapa tahun lalu, saya selalu ngikutin sekuelnya, ntah di bioskop, ntah di rumah via bajakan, hehehe.. And I like it. Biasa lah, terpesona sama ke-so-sweet-an & ke-gentle-an mas Edward. Dari pertama si Edward ini udah sayang banget sama Bella kan, sampe-sampe dia nggak pengen Bella jadi kaya dia sementara dia sendiri ngerasa tersiksa hidup abadi nan perfect gitu. Lha Bella nya ini keras kepala alias ngeyelan pol, dan dia ngotot pokoknya pengen sehidup nggak mati-mati sama Edward (mereka abadi kan?!), minta diubah ...

Singgah Sejenak

Sedang perlu charger badan ini.... Padahal tadi waktu pulang dari ngajar pengen serita banyaaaak tentang hari ini. Well, tentang pagi ini denk, berhubung ini masih setengah hari yang baru berlalu, tapi rasanya udah KO, hahahah. Mau cerita tentang kelas anak-anak TK tadi pagi. One word. WOW!!!!!!!! (cuma satu kata dan banyak tanda seru itu harusnya merepresentasikan berjuta makna ya). Hewh, super triple amazing lah pokoknya. Critanya lanjut nanti aja tapi, hehehe. Berhubung setelah ini ngajar lagi sampe 4,5 jam ke depan non stop, hemat energi dulu. Hwah.... hahahah... maaf saudara-saudara, ntah kenapa pengen ketawa ini. Percaya atau tidak, tertawa, atau bahkan hanya tersenyum, adalah sebuah terapi jika anda merasa akan menghadapi hal yang extraordinary bagi anda terasa lebih ringan. Mari tertawa... hohohohohohohohohoho

Susahnya Ngajak Tertib

Dua bulan ini sistem kereta ekonomi mulai tertib dan nyaman. Peraturan baru yang membatasi penjualan tiket sesuai tempat duduk yang tersedia, menurut saya semacam a great leap for such a public transportation. Kebayang kan gimana sumpeknya kereta api antar kota dalam provinsi dulu, terutama di akhir pekan atau hari libur. Wuih, isinya maksa banget kadang, kalo lift paling udah bunyi nggak karu-karuan karna overload. Sekarang it is much better banget. Dan, sudah menjadi kodrat alam bahwa segala sesuatu ada plus minusnya. Repotnya dalam hal ini adalah, harus dateng awal banget kalo nggak mau kehabisan tiket kereta, atau musti pesen dulu buat jam berikutnya, terutama weekend. Musimnya mahasiswa dan orang kerja pulkam. Plusnya, penumpang lebih dibatasi yang otomatis mengurangi sesaknya penumpang di dalam kereta. Kenapa saya sebut mengurangi, karna masih ada penumpang yang ngak dapet tempat duduk. Saya juga awalnya bingung, bukannya tiket udah dibatasi sesuai tempat duduk yang tersedia? T...

The Power of Sugesti

Image
Waktu nyari padanan kata ini dalam bahasa Inggris di kamus elektronik dengan ngetik "sugesti", yang keluar "power (hypnotic, etc) to direct other's action". Sedangkan kalo misalnya kata sugesti ini serapan, harusnya asal kata Inggrisnya "suggestion". Padahal suggestion ini sendiri memiliki arti literal "saran". Penasaran juga jadinya. Untung canggih yah sekarang, nggak perlu ke temennya mbah marijan buat nanyain sesuatu, cukup duduk manis dan ngetik. Dengan keyword sugesti, banyak page yang muncul di google search, salah satunya wikiped, menyebutkan bahwa kata ini berasal dari kata dalam bahasa Inggris "suggestion". Hemmm... cukup menerangi logika saya akhirnya, bahwa saran dan sugesti ini memang ada hubungannya. Dalam pengertian awam saya sebelum searching tadi, sugesti adalah suatu keadaan di mana kita memiliki keyakinan terhadap sesuatu, dan keyakinan ini munculnya dari alam bawah sadar sehingga ngaruhnya dalem banget. Seda...

PERASAAN BARU SEBAGAI PENGAJAR

@12:43, Primagama English Tulungagung Yeph, I am working in Primagama English (PE) in my hometown right now. Well, since last month actually. Dan sekarang sedang memanfaatkan fasilitas hot spot di sini, hehehe. Ini juga salah satu hal yang bikin saya betah ngendon di kampus (sebutan buat gedung tempat kursus kelas ekslusif di PE) walaupun lagi nggak ada kelas. I don’t have anything to do at home anyway. What I want to share this time is the feeling to be a teacher. Kami yang mengajar di sini disebut trainer sebenernya, tapi saya tetep lebih suka kata teacher aja, nggak papa kan. Toh intinya sama-sama menyalurkan ilmu, mengajarkan sesuatu kepada anak didik kita. The first time I teach was the second semester of my study in UB. Waktu belum bawa motor di Malang, jadi ke tempat ngelesinnya naik angkot, malah kadang jalan dari kampus ke daerah semanggi timur situ. Yang bikin semangat adalah nantinya bakalan dapet duit, lumayan kan buat beli benda-benda yang diinginkan tanpa minta uang ...

Nge-Kaskus Yuuuwk

Pasti uda pada banyak yah yang punya account di kaskus??! Ane baru beberapa menit yang lalu daftar ini, masih jadi infant newbie, hohoho.... Sebenernya udah tau site yang satu ini dari seorang temen (kayanya dia kaskus addict) 3 taunan yang lalu, tapi sama sekali nggak tergerak buat sering-sering main ke sana. Beberapa kejadian akhir-akhir ini however encourage me to visit it often buat nyari info ato sekedar pengen baca-baca aja. Dan kejadian beberapa hari ini malah mendorong buat bikin akun biar bisa ikutan sharing di forumnya. Dan jasilah saya sebagai freshamn in that very site. Lucu juga ternyata, hampir kaya Yahoo!Answer gitu nggak sih ya... Bedanya, kalo yang di sini postingnya lebih variatif, nggak cuman pertanyaan aja. Sebenernya basically dia mirip-mirip facebook sama blog juga, ada yang posting, trus dikomen sama anyone yang tertarik dengan topiknya. Bedanya, kalo facebook kalimatnya pendek-pendek, kalo blog lebih panjang-panjang, dan kalo yahoo!Answer cuma pertanyaan-per...

Pertama Kali Bayar LIstrik

Dinda udah siap-siap berangkat ke rumah Rena yang kemarin sudah janjian mau pergi ke Mall siang ini. Terik matahari yang lagi tepat ada di atas kepala dan bikin bayagan tipis banget nggak bikin dua remaja itu malas ngemall, toh ntar di Mall juga adem. Tapi tiba-tiba ketika dia sedang mengeluarkan si matic dari kandangnya, mama buru-buru menyusulnya. “Kamu mau ke mana Din?”, tanya mama. “Mau main ke rumah rena, ma”, jawab Dinda setengah jujur. Kan aslinya mau ke mall, ke rumah rena dulu memang, tapi cuma menjemputnya dan berpindah tempat lagi. “Mama nitip bayar listrik ya, tadi waktu pulang ngajar mama lupa nggak mampir. Ini kartunya, ini uangnya. Bayarin listriknya dulu sebelum main, soalnya hari Jumat tutup jam setengah dua, “ pesan mama pada anak sulungnya yang berdasarkan pengalaman sering lupa kalo disuruh sesuatu. “Hemm… beres ma”, jawab dinda melegakan hati mamanya. Dia pikir okelah mengemban tugas agung dari mama dulu sebelum bersenang-senang kemudian. Toh bayar listri...