Skip to main content

Chrysanthemum (Tea)

As I've shared in previous article, beberapa hari yang lalu saya nyari-nyari info tentang sebuah minuman dari bunga krisan yang selama ini saya sebut ciciwaci. Herannya kok temen-temen di Malang, juga bude sekeluarga asing ya sama minuman ini. Mungkin tradisi juga apa ya, hehehe. Dari kecil memang saya sering dibuatin minuman ini ketika batuk flu atau agak nggak enak badan. Bungkus luarnya kotak isi 10 sachet dengan judul "Chrysanthemum Crystal". Harganya juga affordable, 14.000/kotak. Ni dia nih...


Dari dulu juga, tiap beli di apotik ya bilang aja "mbak, ada ciciwaci?", mbak apotik pasti langsung tau. Masalahnya adalah saya nggak tahu pasti kenapa orangtua saya dulu suka ngasi minuman ini. I mean, tahu sih alesannya, tapi nggak tahu dari petunjuk langsung yang ada di bungkusnya kek, dari sang ahli kek, dokter atau apoteker mungkin. Berhubung di kardus maupun di kertas petunjuk di dalemnya juga nggak ada pesan apa pun yang bisa difahami (tulisan cina semua, catet, SEMUANYA), jadilah saya memutuskan untuk browsing. Nggak marem aja kalo nggak tahu jelas pasti gamblang dengan indra sendiri, biasa lah, naluri anak muda, hehehe...

Eeeh, yang muncul di sederetan hasil googling dengan keyword "ciciwaci" adalah cici-waci nama orang, facebook nya si cici waci (orang yang sama kali), cici paramida, cici cuit, dan macem-macem lagi nggak jelas. Duh, sampe frustasi saya, bener-bener nihil sampe halaman ke 3 pencarian, tetep yang ada si cici-cici dan waci-waci antah berantah. Nemu satu artikel yang merekomendasikan ciwaci yang saya maksud dari apotik, itu pun di yahoo! answer dengan pertanyaan berjudul "obat panas dalam". Hemm.... yah seenggaknya ada satu lagi pengikut dari belahan Indonesia lain yang juga pake minuman ini sebagai teman di kala panas dalam.

Setelah menyerah dengan keyword tadi, ganti keyword deh, "teh krisan" atau "khasiat teh krisan". Ternyata si cici bukan satu-satunya teh dari bunga krisan yang ada. Saya nya aja yang udik, tapi ci, percaya deh, you're still the one and only yang akan kuminum dengan bismillah dikala tenggorokan ini rewel.

Dan artikel-artikel tentang bunga krisan plus khasiatnya jauh lebih menarik daripada artikel-artikel tentang cici kuwaci. Bunga ini memang biasanya dibikin minuman dengan cara diambil kelopaknya, seduh pake air anget boleh ditambah gula kalo nggak suka rasanya yang tawar agak-agak asem (katanya artikel yang saya baca). Kata Dr. Donny di milis dokter_umum, teh krisan memang punya sifat "cooling". Jadi dia memberikan efek pendinginan ke tubuh, itulah kenapa kalo sakit tenggorokan, flu, atau batuk yang biasanya pake demam, minum teh krisan bisa bikin badan agak enakan. Tapi bukan menyembuhkan lo. Rasanya juga lumayan kok, menilik dari ciciwaci yang beberapa hari ini jadi minuman rutin saya pagi dan sore. Well, saya emang belum pernah nyobain bikin teh pake kelopak bunga krisan, walau tiap lebaran pasti ada bunga itu di rumah (maklum, bapaknya jualan kembang), tapi ngeliat bunganya aja udah cool di ati (halah). Hehehe... itu sih naluri aja kali ya, hahah...


Blog ini diganti judul juga setelah kejadian cici ini. Nama awalnya ADZHANI, just like mine. Itu nama asli blog dari pertama saya bikin blog ini tahun 2006,walaupun dulu karang banget diurus. Versi halus dari nggak pernah diurus, hohoho. Setelah tahu tentang teh krisan dan beberapa fakta tentang bunga krisan, diangkatlah "Chrysanthemum" jadi nama blog saya. Selain kedengeran keren (for me), filosofinya juga oke. As it's mentioned before, dia punya efek "cooling", dengan harapan, blog ini bisa jadi sejenis penawar, hemmm... dari nggak ada kerjaan mungkin. Terutama buat saya, this is such a cooling thing whenever I feel so bad, ntah dengan baca-baca ulang, ato curcol di sini, hehehe.

Eh, menurut ilmu feng shui, bunga krisan ini bisa bawa kebahagiaan dalam keluarga lo. Maybe in a way like it gives comfortable feeling to me when I see it, or in a myth way, terserah yang mau percaya aja. Sedangkan sebagai simbol, dia punya arti keceriaan, pesona, optimis, kelimpahan, keberuntungan, persahabatan dan cinta rahasia. Wew, dalem kan. Makanya sampe dia bisa jadi bunga nasional di Jepang, kaya edelweis di Indonesia.


sumber tentang bahasa bunga:
elevenmillion.blogspot.com/2009/07/bunga-seruni-krisan-atau-krisantemum.html

Comments

  1. pas lagi batuk, enak a rasane benda iki?

    ReplyDelete
  2. enak kok, ky teh biasa sih, tapi ky enek madu ne. Mungkin gula yang dikristalkan rasane ngunu apa ya...
    diseduh e pake air anget, nggk usah ditmbahi gula maneh. Anget rasane d tenggorokan.

    *Promosi

    ReplyDelete
  3. gw dapet saran dari guru gw kalo batuk minum ini, pas gw coba rasanya kok sama persis kayak teh lo han kuo ya? apa mungkin bahannya sama?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, belum pernah denger teh lo han kuo... mungkin teh itu ada krisannya juga kali ya :D

      Delete
  4. wah, cuma 14 ribuan ya say?? aq biasa beli 20 ribuan :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini posting 2011 lo cyin, hehe... mugkin udah naik, atau mungkin belinya di indobulanmaret atau swalayan. Di apotik (bukan apotik waralaba) biasanya lebih murah

      Delete
  5. Sewaktu saya kena sakit cacar,ibu saya ke toko obat cina,trus nanya,obat buat sakit cacar yg cespleng apa ya?,ternyata dikasih tehh krisan ini,dan ternyata beneran lho,2 hari kemudian,cacarnya sembuh,alhamdulillah..

    ReplyDelete
  6. Di malang ga asing ah.. selak kecil sampe skrg menjelang 40 th saya juga sering bgt minum ini. terutama pas panas dalam. bedanya Di daerah saya, populernya ciwaci. bukan ciciwaci.. hehe

    ReplyDelete
  7. Teh ciwaci yg q tau.mgkin itu sodaraan ama cici waci.hehehe.teh lo han kuo itu dari kelengkeng.beda bahannya..fungsi hmpir sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, terjawab. Trimakasih :)

      Delete
    2. Betul dr kelengkeng, tp de rasa dan fungsi sama

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Blasteran Vampir dan Manusia

Setelah ngeliat film Breaking Dawn Part 1, beberapa hal fiktif di film itu yang tadinya biasa aja malah jadi kepikiran sampe rumah, dan sampe sekarang. Hemm....

Semuanya pasti tahu kan film layar lebar berseri populer dekade ini selain Harry Potter?! (retorik). Yeah, Twilight. Film tentang kisah cinta vampir vegetarian dan seorang anak manusia yang punya kelebihan unik (bagi vampir), yaitu nggak bisa ditembus the vampire's sixth sense. Sejak pertama kali tayang beberapa tahun lalu, saya selalu ngikutin sekuelnya, ntah di bioskop, ntah di rumah via bajakan, hehehe.. And I like it. Biasa lah, terpesona sama ke-so-sweet-an & ke-gentle-an mas Edward. Dari pertama si Edward ini udah sayang banget sama Bella kan, sampe-sampe dia nggak pengen Bella jadi kaya dia sementara dia sendiri ngerasa tersiksa hidup abadi nan perfect gitu. Lha Bella nya ini keras kepala alias ngeyelan pol, dan dia ngotot pokoknya pengen sehidup nggak mati-mati sama Edward (mereka abadi kan?!), minta diubah ja…

"Siapa Bilang Sehat itu Mahal"

Kalimat dalam tanda kutip di atas adalah slogan dari sebuah situs keren, medisiana.com
Situs yang ketemu secara nggak sengaja, dan mungkin jari saya ini dituntun Tuhan untuk ngeklik sini sana sampe akhirnya saya register juga di situs diskusi, konsultasi, dan sharing-sharing tentang kesehatan itu.

Awalnya gara-gara batuk flu yang nggak sembuh-sembuh, masih tiga hari memang, rasanya normal kan kalo batuk flu selama tiga hari. Masalahnya dalam tiga hari itu saya udah berusaha menjadi sehat, setidaknya mengurangi ketidakenakan badan kaya demam, nyeri di sini sana, hidung buntu, dan batuk yang bikin sakit tenggorokan. Caranya ya minum obat (sampe ganti 2x karna udah habis dua lembar nggak sembuh-sembuh juga, demamnya pun masih betah aja), banyak minum yang sungguh sebenernya bukan kebiasaan saya, banyak makan, dan rajin tidur siang. Mau ke dokter malu, hehehe... habis cuma flu ini kan, jadi saya tahan-tahan sampe beberapa hari, lihat reaksi badan lagi.

Nah, sejak kecil orangtua sudah ng…